13 Januari 2023

Laporan Pengembangan Diri Diklat Fungsional

Laporan Pengembangan Diri Diklat Fungsional


Assalamualaikum, Wr.Wb.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalismenya.

Dengan demikian, guru dapat memelihara, meningkatkan, dan memperluas pengetahuan dan keterampilannya untuk melaksanakan proses pembelajaran secara profesional. pembelajaran yang berkualitas diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman peserta didik.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan adalah bagian penting dari proses pengembangan keprofesian guru yang merupakan tanggungjawab guru secara individu sebagai masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan harus mendukung kebutuhan individu dalam meningkatkan praktik keprofesian guru dan fokus pada pemenuhan dan pengembangan kompetensi guru untuk mendukung pengembangan karirnya. Kegiatan ini mencakup lain pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan/atau karya inovatif, yang bertujuan untuk:

  1. Pengembangan diri, untuk mencapai kompetensi dasar yang disyaratkan bagi profesi guru.
  2. Pengembangan diri untuk pendalaman dan pemutakhiran pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan kompetensinya sebagai guru.
  3. Peningkatan keterampilan dan kemampuan guru untuk menghasilkan publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif.
  4. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan untuk melaksanakan tugas-tugas tambahan yang menunjang pengembangan karirnya sebagai guru.
  5. Pemenuhan kegiatan lain yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan guru saat ini dan di masa mendatang.

Pengembangan diri adalah upaya untuk meningkatkan profesionalisme diri agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau kebijakan pendidikan nasional serta perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) fungsional dan teknis atau melalui kegiatan kolektif guru.

Diklat fungsional adalah merupakan upaya peningkatan kompetensi guru dan/atau pemantapan wawasan, pengetahuan, sikap, nilai dan keterampilan sesuai dengan profesi, yang bermanfaat dalam pelaksanaan tugas. Diklat dapat dilaksanakan secara tatap muka maupun jarak jauh, diklat jarak jauh dapat dilakukan dengan korespondensi atau berbasis dalam jaringan (daring). Jenis diklat dapat berupa pelatihan, penataran, bimbingan teknis, bimbingan karier, kursus, magang atau bentuk lain yang diakui oleh instansi yang berwenang. Keikutsertaan dalam diklat tersebut dibuktikan dengan adanya surat tugas, sertifikat, surat keterangan dan sejenisnya.

Guru dapat mengikuti kegiatan diklat fungsional, atas dasar penugasan baik oleh kepala sekolah atau institusi yang lain, maupun atas kehendak sendiri dari guru yang bersangkutan.

Untuk keperluan pemberian angka kredit, bukti fisik yang harus disertakan adalah sebagai berikut.
  1. Fotokopi surat tugas dari kepala sekolah atau instansi lain yang terkait, yang telah disahkan oleh kepala sekolah. Apabila penugasan bukan dari kepala sekolah (misalnya dari institusi lain atau kehendak sendiri), harus disertai dengan surat persetujuan mengikuti diklat fungsional dari kepala sekolah.
  2. Fotokopi sertifikat diklat yang disahkan oleh kepala sekolah.
  3. Laporan hasil pelatihan yang dibuat oleh guru yang bersangkutan.

Sebagai Bahan referensi berikut adalah contoh laporan pengembangan diri Diklat Fungsional. (sandi/password : aansilanx)

Demikian Laporan Pengembangan Diri Diklat Fungsional. Semoga bermanfaat apabila ada yang perlu ditanyakan silakan tinggalkan pesan di kolom komentar. 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

10 Juli 2021

Materi dan Jawaban Bimtek Seri Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 untuk Guru

Materi dan Jawaban Bimtek Seri Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 untuk Guru

Assalamualaikum Wr. Wb 

Bimtek ini merupakan upaya membantu guru dan satuan pendidikan dalam menyelenggarakan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 pada tahun ajaran 2021/2022 serta meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran campuran (yang melibatkan PTM Terbatas dan PJJ) serta pembelajaran jarak jauh secara penuh.

Tujuan dari Bimtek ini antara lain sebagai berikut.

  1. Membantu guru dan kepala satuan pendidikan dalam mendapatkan pemahaman yang utuh terhadap Panduan Pembelajaran PAUD DIKDASMEN di Masa Pandemi COVID-19.
  2. Membantu kepala satuan pendidikan merencanakan pengelolaan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 pada tahun ajaran 2021-2022.
  3. Membantu guru menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran beserta jadwal belajar pada tahun ajaran 2021-2022.

Bimtek ini bisa diikuti oleh Semua guru PAUD, TK/TKLB, SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB/SMK, Kepala Satuan Pendidikan, dan telah memiliki Akun SIMPKB.

Manfaat dari program Guru Belajar dan Berbagi seri Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 yaitu :

  1. Meningkatnya pemahaman yang utuh bagi guru dan kepala satuan pendidikan terhadap Panduan Pembelajaran PAUDDIKDASMEN di Masa Pandemi COVID-19.
  2. Meningkatnya pemahaman kepala satuan pendidikan dalam merencanakan pengelolaan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 pada tahun ajaran 2021-2022.
  3. Meningkatnya pemahaman guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran beserta jadwal belajar pada tahun ajaran 2021-2022.
  4. Memberikan pengalaman kepada guru dan kepala satuan pendidikan dalam mengikuti kegiatan bimbingan teknis secara daring.

Selanjutnya berikut ini adalah beberapa tahapan yang perlu dilewati dalam Bimtek Program Guru Belajar seri Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 :

  1. Pengantar Bimtek Seri Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2020 Untuk Guru - 👉 Lihat
  2. Konsep Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 untuk Guru 👉 Lihat
  3. Kerangka Dasar Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 untuk Guru 👉 Lihat
  4. Prinsip dan Strategi Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 untuk Guru 👉 Lihat
  5. Rancangan Pembelajaran Kelas/ Mata Pelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 untuk Guru- 👉Lihat
  6. Penjaminan Mutu Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 untuk Guru 👉 Lihat
  7. Penutup Bimtek Seri Panduan Pembelajaran Tahun 2021/2022 untuk Guru.-👉 Lihat

Demikianlah Bimtek Seri Panduan Pembelajaran Tahun 2021/2022 untuk Guru. Semoga bermanfaat. Silahkan tinggalkan komentar dan bagikan artikel ini.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.


23 Juni 2021

Video Pengimbasan Pendidikan Inklusif

Video Pengimbasan Pendidikan Inklusif

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sobat Ansil, Tahap terakhir dalam Program Guru Belajar seri Pendidikan Inklusif yaitu Pengimbasan. Berikut ini adalah contoh video pengimbasan yang saya buat.



Setelah selesai membuat video pengimbasan silahkan kalian buka program guru belajar seri pendidikan Inklusif. Kemudian pilih pengimbasan dan masukkan link video youtube pengimbasan. Setelah itu sobat Ansil baru bisa membuka atau mengunduh sertifikat Pelatihan.

Bagaimana jika sobat Ansil belum membuat Video Pengimbasan? Sobat ansil juga membutuhkan sertifikat tersebut ? Solusinya sobat Ansil bisa menggunakan Link dibawah ini untuk sementara. Tetapi sobat ansil jangan lupa mengganti link sementara ini setelah video pengimbasan dibuat.

https://youtu.be/vRr7bz5GkAE

Apabila tertarik untuk membuat video seperti yang saya posting bisa download bahan atau file berikut ini.

Demikian Postingan Kali ini semoga bermanfaat. Wassalamualaikum Wr. Wb.

Jawaban Seri Semangat Guru : Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi

Jawaban Seri Semangat Guru : Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi

Seri Semangat Guru : Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi adalah pelatihan untuk meningkatkan kompetensi Waaawkemampuan nonteknis sebagai pendukung penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar. Akselerasi teknologi dalam dunia pendidikan akan berdampak lebih besar jika diaplikasikan dengan cara berpikir kritis, komunikasi yang baik, kreativitas dan kolaborasi, atau yang juga dikenal dengan 4C (Critical Thinking, Communication, Creativity, Collaboration).

Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru : Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi dirancang untuk memberikan solusi peningkatan kemampuan nonteknis (soft skills) bagi para guru dan tenaga kependidikan, sebagai pendukung akselerasi teknologi dalam kegiatan belajar mengajar saat ini.


 Tujuan

Apa Tujuan Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru : Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi?

  • Mendukung program dan inisiatif Kemendikbudristek, seperti Guru Penggerak, Guru Belajar, Guru Berbagi, Merdeka Belajar dan pendidikan karakter , sekaligus membantu menciptakan program yang kreatif dan berkelanjutan dalam portal Guru Belajar dan Berbagi.
  • Meningkatkan pengetahuan guru tentang penggunaan teknologi sederhana namun berdampak besar.
  • Meningkatkan pengetahuan guru tentang kemampuan nonteknis (soft skill) pendukung penggunaan teknologi yaitu 4C (Critical thinking, Communication, Creative Thingking and Collaboration)
  • Memberikan pengalaman kepada guru dalam mengikuti kegiatan program pembelajaran secara daring dalam bentuk synchronous dan asynchronous  

Pola

Apa serunya belajar bersama di Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru : Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi?

  • Training Nonteknis
    Belajar bersama Pakar. Pelatihan langsung dari para pakar kemampuan nonteknis (soft skills).
  • Inspirasi
    Berbagi cerita inspiratif dari tokoh masyarakat dan komunitas pendidikan.
  • Tips Praktis
    Tips teknologi praktis yang berguna untuk kegiatan belajar mengajar.
  • Kolaborasi
    Kegiatan untuk mempraktikan materi dan berkolaborasi dengan seluruh peserta di Indonesia.

SUSUNAN COURSE:

6 pelajaran dalam seri pembelajaran ini, yaitu:

Resilience: Tangguh & Teknologi lihat
Critical thinking: Berpikir Kritis & Teknologilihat
Creativity: Konten & Teknik Penceritaan lihat
Communication: Komunikasi Efektif lihat
Empowered Teacher: Penerapan Kelas Campuran lihat
Collaboration: Kolaborasi & Dampaklihat

Tahapan

Apa saja tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru : Keterampilan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi?

  1. Tahap 1 Pendaftaran
    Peserta mendaftar di portal Guru Belajar dan Berbagi
  2. Tahap 2 Pelatihan
    Peserta mengikuti pelatihan yang terdiri dari 6 pelajaran, dengan alur yang sama yaitu :
    • Synchronous : Melakukan tes penilaian awal dan pembelajaran di webinar.
    • Asynchronous : Melakukan pembelajaran mandiri yaitu, tes penilaian tengah, tugas, latihan dan tes penilaian akhir.

Demikian postingan kali ini semoga bermanfaat. Wassalamualaikum Wr. Wb.

06 Juni 2021

Kumpulan Soal dan Jawaban Microlearning Seri Pendidikan Inklusif

Kumpulan Soal dan Jawaban Microlearning Seri Pendidikan Inklusif


Jawaban Tahap Microlearning Seri Pendidikan Inklusif

Program pemenuhan guru pembimbing khusus merupakan salah satu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus untuk memenuhi sebagian dari kebutuhan guru pembimbing khusus sekaligus meningkatkan kompetensi guru di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif dan guru sekolah umum yang melayani pendidikan bagi peserta didik yang beragam.

Guru Belajar Seri Pendidikan Inklusif) Guru PembimbingKhusus

Materi Intervensi Dini Bagi ABK

1.1 Apa Intervensi Dini?

1.1.1. Unit 1



Intervensi Dini Bagi ABK
Intervensi Dini Bagi ABK
Intervensi Dini Bagi ABK
Intervensi Dini Bagi ABK


Intervensi Dini Bagi ABK

Intervensi Dini Bagi ABK

1.1.3. Unit 3

Untuk selengkapnya silahkan kunjungi tautan di bawah ini

19 Mei 2021

08 Mei 2021

04 Mei 2021

28 April 2021

17 Februari 2016

Belajar Membaca Berjenjang USAID Prioritas

Belajar Membaca Berjenjang USAID Prioritas

Kegiatan membaca buku perlu dibiasakan sejak dini. kata orang buku adalah jendela dunia, sehingga dengan membaca buku kita dapa mnambah wawasan tentang dunia. Semakin banyak membaca semakin banyak yang lupa. Jadi, Saya ambil kesimpulan Membaca itu penting.

Sekarang ini, kegiatan membaca buku jarang dilakukan. Membaca buku dianggap sebagai kegiatan yang sangat membosankan. Apalagi saat ini banyak yang memiliki gadget. Banyak yang memilih membaca gadget mereka, entah itu chating, facebookan, bbm dan lain sebagainya. mereka menganggap gadget lebih asik dibandingkan dengan sebuah buku.

Melihat hal tersebut mungkin USAID ingin membiasakan peserta didik untuk asik membaca. USAID memasukkan Kegiatan Belajar Membaca Berjenjang dalam modul III-nya. Saya yang notabenenya sebagai guru di madrasah mitra USAID berkewajiban untuk mengikuti pelatihan Praktek Mengajar yang Baik Modul III.

Saya mengikuti kegiatan ini selama 3 hari. tepatnya mulai tanggal 10-12 Pebruari 2016 di hotel Beringin. Dan mendapat jatah praktek di SD Negeri Klero 02. Alhamdulillah saya mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.


Belajar membaca berjenjang yang saya dapat ini terdiri dari 3 tahapan yaitu:
  1. Membaca Bersama
  2. Membaca Terbimbing, dan
  3. Membaca Mandiri.
Dalam membaca bersama, guru yang membaca siswa yang memperhatikan. Fokus yang digunakan dalam membaca Bersama meliputi Fokus Prediksi, Fokus Kosakata dan Tanda baca, Fokus Pemahaman dan Fokus Merangkum.

Kegiatan Membaca terbimbing lebih memperhatikan siswa yang dianggap kurang dalam membaca. Dalam kegiatan ini, Siswa yang membaca sedangkan guru membimbing siswa. Fokus yang dipakai pun sama dengan kegiatan membaca Bersama.

Terakhir, Membaca mandiri. Disini Siswa diberi kebebasan untuk memilih dan membaca buku yang di pilih sesuai keinginannya. Tugas guru disini adalah mengajari siswa untuk memilih buku yang tepat untuk siswa dengan berbagai metode. Salah satunya dengan metode 5 jari.

Nah itulah sepintas tentang kegiatan Belajar Membaca Berimbang. Bagi Sobat yang penasaran dan ingin tahu lebih jauh lagi bisa komentar di bawah atau langsung hubungi kontak saya.